Jalan-jalan ke Banten

Nah, kali ini gue sedikit beruntung karena nemu spot bagus buat liat laut utaranya cilegon, perjalanan ini gue lakuin di hari ke 3 puasa dan rasanya ga sepegel dan sehaus berangkat kuliah ke kampus, padahal jarak tempuh gue tembus hampir 190KM dalam sehari wkwk.

Namun fokus utamanya adalah jalanan yang ada diBanten yang menuju Banten Lama.

Semua foto diambil dengan hp andromax A 5mp tanpa edit, diketik & diupload menggunakan lenovo a7000.

Jalanan kab. Serang yang jelek selama 6 tahun

Gue dulu sekolah di kota serang, jadi tahu perkembangan pembangunanya, dan sedikit sekali apalagi dikampungnya yang terkesan ga diurusin sama pemerintahnya, dari jalanan yang rusak ga dibener2in, sampe saluran air yang banyak sampahnya padahal saluran air itu dipakai masyarakat setempat buat keperluan mandiin balita sampai mencuci pakaian, pemerintah kab.Serang payah! 

Memang banyak jalanan rusak di kawasan Serang dan sekitarnya, namun ini doang ni yang gue sorotin, karena ini jalan dari muka Banten yang asli yang orang dari luar kota bakalan lewatin untuk berziarah kekawasan Banten Lama, karena kawasan tersebut bisa dibilang yang paling banyak menarik orang luar kota untuk datang ke Banten.

Jalanan Di Tirtayasa

Foto saluran air yang banyak digunakan oleh masyarakat, kalo kalian lewat sini, emang beneran banyak masyarakat yang mandi, cuci pakaian, piring dan bahkan di bawa pake ember untuk dirumah, tapi difoto ini gue gabisa foto kondisi mereka pas lagi beraktifitas di saluran ini, gak etis aja, hari itu beneran ada balita yang dimandiin disitu, wow! Kemana ae pak! Malu rapat naik pajero kriditan kalo masyarakatnya kaya begini, sedih..

Jalanan di Tirtayasa setelah hujan, chaos..

Padahal itu rute yang banyak dilewatin peziarah yang mau ziarah kemakam Sultan Agung/Ageng Tirtayasa yang nama besarnya dijadikan sebagai nama Universitas Negeri yang bisa gue bilang satu-satunya dan terbesar di Banten yatu Untirta.

Btw ini rute malam jumat bagi peziarah yang suka marathon, dimulai dari Tanara finish di Gunung santri Bojonegoro (maaf bila ada kesalahan nama & tempat).

Banten lama, muka utama banten dimata orang dari luar kota

Jalanan menuju Banten Lama yang pasti dilewatin peziarah dari luar kota via tol, lebih parah karena ada satu bagian jalanan yang gue tau gue pastiin jalanan tersebut udah sering banjir lebih dari 1 bulan bahkan sudah 2 bulan, gue hafal karena kemaren-kemaren gue mengeluhkan jalan ini banjir, motor gue gabisa lewat, dipaksain bisa mati atau sepatu gue basah, hmmm, apalagi sewaktu gue make mobil lewat sini, mending gue muter balik dan ubah jalur menuju Kota Serang via Pontang-Ciruas.

Sebagai penetralisir dari potret hancurnya jalanan dikab.Serang, gue kasih ni indahnya laut & pemandangan belakang cilegon wkwk

Jadi

Gue tetep merasa ada ikatan yang bikin gue merasa selalu dirumah ketika gue berada di Banten & Kota Serang, seakan-akan daerah ini udah menjadi bagian dari diri gue sendiri meski gue bukan orang sini (Serang), semoga kelak gue atau teman-teman gue ada yang mampu untuk membangun salah satu Kota di Banten yang penuh Sejarah ini untuk menjadi Kota yang semakin baik dan semakin layak untuk masyarakatnya. Etapi rusak-rusak begini sinyal 4G telkomsel penuh lo! Apa ini yang dimaksud telkomsel menjangkau sampai ke pelosok yang dimana di kab.Tangerang sinyal 4G nya ga penuh. Bahkan di beberapa kawasan di Jakarta Barat, sinyalnya ga penuh juga wkwk.

Bhay bhay!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s